Kategori
Otomotif

Aksi Nekat Pemotor Potong Jalur Iring-iringan Jokowi

Sugeng rawuh Japanese Food Culture di Situs Kami!

Yogyakarta, 1 Februari 2024 – Peristiwa menegangkan terjadi di Yogyakarta pada Rabu, ketika seorang pengendara sepeda motor berani menerobos iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo (Jokowi). Aksi Nekat Pemotor Potong Jalur Iring-iringan Jokowi

Kejadian ini terekam kamera dan tak lama kemudian menjadi viral di media sosial hingga menuai beragam opini dari warganet. Jepang Nggak Mau Kecolongan Lagi, MLIT Turun Tangan di Kasus Daihatsu

Dalam video viral yang dikutip laman Instagram Japanese Food Culture Otomotif @memomedsos_official, terlihat seorang pengendara sepeda motor dengan santai berkendara di tengah mobil Jokowi yang menerobos salah satu lampu merah.

Tanpa pikir panjang, ia melintasi jalur ambulans yang bersama presiden dan hampir jatuh.

Perilaku ugal-ugalan pengendara sepeda motor itu sontak membuat Paspampres dan polisi jaga berang. Salah satu anggota bahkan nyaris meninju pengemudi tersebut, namun meleset dari sasaran.

Kejadian ini tentunya membahayakan keselamatan pengendara sepeda motor maupun orang lain di sekitarnya. Selain itu, tindakannya dinilai tidak menghormati presiden dan mengganggu kelancaran kunjungan resminya.

Meski Pak Jokowi tidak didampingi, namun sepeda motor tersebut langsung menyeberang jalan untuk masuk ke jalan lain. Membahayakan pengendara lain, kata warganet.

Belum diketahui identitas pengendara sepeda motor tersebut. Meski demikian, polisi tetap melakukan sidak dan mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin dan menaati peraturan lalu lintas. Aksi Nekat Pemotor Potong Jalur Iring-iringan Jokowi

Sekadar informasi, menghalangi konvoi pejabat pemerintah atau tamu VIP dapat diancam dengan pasal 282 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan, yakni. penjara selama satu bulan atau denda sebanyak-banyaknya USD 250.000. Para profesor mengapresiasi kritik sejumlah akademisi terhadap Jokowi yang dianggap meremehkan elektabilitas Prabowo.Fenomena akademisi, guru besar, dan rektor yang mengkritik Jokowi diduga sengaja disebarkan oleh oknum untuk menghalangi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Japanese Food Culture pada 10 Februari 2024